TUGAS PERTEMUAN 8
NAMA : SYARIFA FIBRIANI
NIM : 2019D1B167
Peng. Mutu Proyek Petemuan ke - 8
Soal
Jelaskan secara rinci dan detail tentang Quality Assurance (QA) dan Quality Control (QC)
Penjelasan disertai gambar ilustrasi, grafik, tabulasi dan contoh implementasi
Jawaban
1.) Quality Assurance (QA)
Pengertian
Quality Assurance (QA) Quality Assurance (QA) merupakan suatu konsep atau
bagian dari Total Quality Management (TQM) dimana tugas dan fungsinya adalah
sebagai penjaminan mutu pada layanan yang dilaksanakan melalui sebuah proses
baik sebelum dan ketika proses sedang berlangsung dengan maksud mencegah
kegagalan sejak awal sampai akhir dari proses pemenuhan standar.
Pada dasarnya QA berkenaan dengan desain, mutu
menuju proses, menjamin mutu produk dan jasa dengan standar yang telah
ditetapkan. Intinya QA suatu proses pembuatan yang menjamin bahwa produk atau
layanan memenuhi persyaratan sesuai dengan desain mutu yang memuat pernyataan
bahwa produsen menjamin produk atau jasa yang telah dikeluarkan.
Proses
mekanisme penjaminan mutu terdiri dari tujuh unsur pokok yang sistematis yaitu
a) komitmen, b) tuntutan internal, c) tanggung jawab melekat, d) kepatuhan, e)
evaluasi diri, f) audit internal, dan g) peningkatan mutu terus menerus.50
Sebagaimana dapat dilihat pada gambar di bawah ini:
ü Implementasi
penjaminan mutu dapat dilakukan dengan langkahlangkah sebagai berikut:
a) Membentuk
tim yang kuat. Penyelenggaraan pendidikan, peningkatan mutu akademik dan
penyelenggaraan jaminan mutu menjadi tanggung jawab pemimpin.
b) Mengkukuhkan
visi, misi, dan tujuan institusi, visi hendaknya menjadi nilai dan keyakinan
bersama, sedangkan misi untuk mengartikulasikan cara untuk mengukur efektifitas
tim. Tujuan memberikan fokus dan arahan bagi tim.
c) Menganalisa Masalah Tim inti yang telah
dibentuk harus mengarahkan filosofi TQM kepada dataran yang lebih praktis. Alat
dan teknik mutu adalah media untuk dapat mengidentifikasi dan memecahkan
masalah secara kreatif.
d) Menentukan Kebijakan Mutu Kebijakan mutu
didasarkan kepada visi, misi dan masyarakat (stakeholders) dan harus menjadi
kesepakatan bersama yang kemudian diturunkan ke sasaran mutu.
e) Menentukan
Standar Mutu Standar mutu terdiri dari sasaran mutu dan rencana mutu. Sasaran
mutu adalah sasaran/target yang dicapai oleh suatu unit berkaitan dengan tugas
wewenang yang dimiliki oleh unit tersebut.
f) Menentukan Prosedur Prosedur adalah suatu proses,
mekanisme, urutan dan cara melaksanakan suatu kegiatan/aktifitas.
2.) Pengertian
Quality Control (QC)
QC secara historis merupakan konsep mutu yang paling
tua. Ia melibatkan deteksi dan eliminasi komponen atau produk gagal yang tidak
sesuai dengan standar. Ini merupakan sebuah proses pascaproduksi yang melacak
dan menolak item-item yang cacat. Inspeksi dan pemeriksaan adalah metode-metode
umum dari Quality Control yang sudah digunakan secara luas dalam pendidikan dan
berfungsi memeriksa apakah standarstandar telah dipenuhi atau belum.
Pengertian lain dari QC adalah suatu pengendalian
mutu atau evaluasi yang disusun secara sistematis digunakan untuk
mengembangkan, melestarikan, dan meningkatkan kualitas dengan tujuan
mendapatkan kepuasan pelangggan.
ü
Manfaat
Quality Control (QC)
Ada beberapa keuntungan pengendalian mutu yang
digambarkan Ishikawa dalam bukunya, antara lain:
a) Pengendalian
mutu memungkinkan untuk membangun mutu di setiap langkah proses produksi demi
menghasilkan produk yang 100% bebas cacat.
b) Pengendalian
mutu memungkinkan perusahaan menemukan kesalahan atau kegagalan sebelum
akhirnya berubah menjadi musibah bagi perusahaan.
c) Pengendalian
mutu memungkinkan desain produk mengikuti keinginan pelanggan secara efisien
sehingga produknya selalu dibuat sesuai pilihan pelanggan.
d) Pengendalian mutu dapat membantu perusahaan
menemukan data-data produksi yang salah.
Berikut ini adalah beberapa perbedaan antara Quality Control dan Quality Assurance.
- Quality Assurance (QA) fokus pada pencegahan cacat sedangkan Quality Control (QC) fokus pada identifikasi atau menemukan cacat.
- Di Quality Assurance (QA), kita mencari cara yang paling efektif untuk menghindari cacat sedangkan di Quality Control (QC) kita untuk berusaha untuk mendeteksi kecacatan dan kemudian mencari cara perbaikan untuk membuat kualitas produk menjadi lebih baik.
- Quality Assurance (QA) adalah proses pro-aktif sedangkan Quality Control (QC) adalah proses reaktif.
- Quality Assurance (QA) merupakan pendekatan berdasarkan proses (process base approach) sedangkan Quality Control (QC) merupakan pendekatan berdasarkan produk (product base approach).
- Quality Assurance (QA) melibatkan proses dalam menangani masalah kualitas sedangkan Quality Control (QC) melakukan verifikasi terhadap kualitas produk itu sendiri (pada produknya).
- Kualitas Audit (Quality Audit) merupakan salah satu contoh proses pada Quality Assurance (QA) sedangkan Inspeksi dan Pengujian (testing) terhadap produk merupakan contoh proses pada Quality Control (QC).
Berikut ini adalah beberapa manfaat adanya Quality Control (QC) dan Quality Assurance (QA) di industri manufakturing.
- Menghasilkan produk yang berkualitas tinggi.
- Menghindari pemborosan (waste).
- Meningkatkan efisiensi operasional.
- Memberikan kepuasan pada pelanggan.
- Mengurangi pekerjaan ulang yang merugikan perusahaan dalam segi finansial maupun waktu.
- Memotivasi tim dalam bekerja lebih baik dengan kualitas yang tinggi.
- Meningkatkan kepercayaan pelanggan.



Komentar
Posting Komentar